Dua Menteri Turun ke Karawang, Tekankan Validasi Data Desa untuk Ketepatan Bansos
By Admin
Mensos dan Mendes/ Dok. Kemensos
nusakini.com, Karawang, – Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyosialisasikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemda Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri bupati, kepala desa, operator data desa, pendamping desa, pilar sosial, anggota DPRD, serta relawan sosial. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan akurasi data sebagai dasar penyaluran bantuan sosial dan berbagai program pemerintah agar tepat sasaran.
Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan DTSEN menjadi rujukan utama dalam penyaluran bantuan sosial maupun program pemerintah pusat dan daerah. Kebijakan itu, menurutnya, mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang mengharuskan seluruh kementerian dan lembaga menggunakan satu basis data terpadu.
Ia menyampaikan bahwa selama setahun terakhir pihaknya melakukan konsolidasi lintas kementerian untuk menindaklanjuti instruksi tersebut. Menurutnya, data sosial bersifat dinamis sehingga pembaruan harus dilakukan secara berkala dengan dukungan teknologi dan kerja lapangan yang sistematis.
Gus Ipul menekankan peran operator desa dalam proses input dan pembaruan data, bersama dinas sosial setempat. Ia mengapresiasi dukungan Kementerian Desa dan PDT yang mendorong desa menghadirkan serta membiayai operator data.
Sementara itu, Yandri Susanto menyebut mekanisme pembaruan data dilakukan berjenjang, mulai dari RT dan RW, dipantau pendamping desa dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), kemudian diinput operator desa dan dibahas melalui musyawarah desa secara terbuka.
Menurut Yandri, skema tersebut dirancang untuk mencegah manipulasi data dan memastikan warga yang berhak menerima bantuan tidak terlewat. Ia juga mengingatkan bahwa dari total 75.266 desa di Indonesia, perubahan data terjadi setiap hari akibat kelahiran, kematian, perpindahan domisili, maupun perubahan kondisi ekonomi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karawang Aep Syaepuloh, Bupati Intan Jaya Aner Maisini, Anggota Komisi VIII DPR RI Wardatul Asriah, Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, serta Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin.